BAUBAU, GAGASSULTRA.ID — Wakil Wali Kota Baubau yang juga Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Baubau mengapresiasi pelaksanaan Lomba Kuliner Non Beras yang digelar dalam rangkaian kegiatan Perkemahan Budaya Kwarcab Baubau Tahun 2026.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda menarik dalam Perkemahan Budaya karena tidak hanya mengasah kreativitas dan keterampilan peserta, tetapi juga mendorong generasi muda untuk mengenal, mengembangkan, dan melestarikan potensi pangan lokal.
Lomba Kuliner Non Beras diikuti oleh seluruh Gugus Depan (Gudep) utusan sekolah di Kota Baubau. Para peserta menunjukkan kreativitas mereka dalam mengolah berbagai bahan pangan lokal menjadi sajian yang menarik, bergizi, dan memiliki nilai budaya.
Wakil Wali Kota Baubau selaku Ketua Kwarcab Baubau menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menunjukkan kreativitas dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan seperti Lomba Kuliner Non Beras memiliki nilai edukatif yang penting bagi anggota Pramuka. Selain melatih keterampilan, kegiatan ini juga dapat menumbuhkan rasa percaya diri, kerja sama, kreativitas, serta kepedulian terhadap potensi pangan lokal.
“Lomba ini bukan sekadar mencari siapa yang terbaik, tetapi bagaimana anak-anak kita mampu berkreasi, bekerja sama, dan mengenal potensi pangan yang ada di daerah kita,” ujar Wakil Wali Kota Baubau.
Sementara itu, Ketua Panitia Perkemahan Budaya Kwarcab Baubau 2026, La Ode Abdul Tamin, menyampaikan salut dan apresiasi atas semangat seluruh peserta yang mengikuti Lomba Kuliner Non Beras.
Dikatakan, antusiasme peserta menunjukkan bahwa kegiatan kepramukaan masih mendapat perhatian dan menjadi wadah yang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan berbagai keterampilan.
“Kami salut melihat semangat para peserta. Mereka tidak hanya menunjukkan kreativitas dalam lomba kuliner, tetapi juga memperlihatkan kepedulian dan semangat yang tinggi terhadap kegiatan kepramukaan,” ujar La Ode Abdul Tamin.
Menurutnya, keterlibatan seluruh Gugus Depan utusan sekolah di Kota Baubau dalam kegiatan ini merupakan hal yang sangat positif. Para peserta dapat belajar bekerja sama, bertanggung jawab, berkreasi, sekaligus membangun rasa kebersamaan melalui kegiatan kepramukaan.
La Ode Abdul Tamin berharap semangat dan antusiasme yang ditunjukkan para peserta selama Perkemahan Budaya dapat terus dipertahankan dan menjadi pengalaman berharga yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Perkemahan Budaya Kwarcab Baubau Tahun 2026 menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat berbagai kekayaan budaya dan tradisi yang tumbuh di Kota Baubau dan wilayah Buton.
Melalui berbagai rangkaian kegiatan, termasuk Lomba Kuliner Non Beras, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman berkemah dan berorganisasi, tetapi juga semakin mencintai budaya, lingkungan, serta potensi daerahnya.
Lomba Kuliner Non Beras berlangsung meriah. Masing-masing Gugus Depan berusaha menampilkan hidangan terbaik dengan kreativitas dan inovasi yang beragam.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa anggota Pramuka memiliki potensi besar untuk menjadi generasi yang kreatif, mandiri, peduli terhadap lingkungan dan budaya, serta mampu mengangkat potensi lokal melalui kegiatan yang positif dan edukatif.
Dengan terlaksananya Lomba Kuliner Non Beras ini, Perkemahan Budaya Kwarcab Baubau 2026 semakin memperkuat semangat untuk menjadikan kegiatan Pramuka sebagai ruang pembelajaran bagi generasi muda dalam mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya serta potensi daerah. (Din / Red)
